Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan nutrisi dan antioksidan umbi Ganyong mentah dan matang (kukus) kultivar lokal Lembang, hasil pertanian kampung Pasir Angling, Desa Suntenjaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Metode yang digunakan adalah analisis kimia untuk menentukan kandungan nutrisi seperti karbohidrat, protein, lemak dan serat serta uji kapasitas antioksidan total (DPPH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa umbi kukus Ganyong memiliki kandungan nutrisi dan antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan umbi mentah. Ini menunjukkan bahwa proses pemasakan dapat mempengaruhi kandungan nutrisi dan antioksidan dalam umbi Ganyong. Konsekuensinya, umbi kukus Ganyong dapat dipertimbangkan sebagai sumber nutrisi dan antioksidan yang berguna bagi kesehatan.
Penulis: Rini Triani, Nabila Marthia, Shalli Nurhawa, dan Ina Siti Nurminabari
Teknologi Pangan, Fakultas Teknik, Universitas Pasundan,
Jl. Dr. Setiabudi No. 193, Bandung, Indonesia – 40153
Jurnal ini dipublikasikan di Pasundan Food Technology Journal (PFTJ), Volume 10, No. 2, Tahun 2023.
Author Profile

- Periset teknologi pangan. Meraih gelar Doctor of Philosophy dalam bidang ilmu pangan dari North Carolina State University Raleigh, Amerika Serikat, pada tahun 2016. Saat ini, aktif mengajar di Program Studi Teknologi Pangan Fakultas Teknik Universitas Pasundan (UNPAS), Bandung.
Latest entries
Akademik4 March 2024Pendampingan Sertifikasi Halal dan PIRT pada UMKM Sale Pisang di Desa Suntenjaya
Akademik6 February 2024Pengembangan Olahan Berbasis Buah Stroberi di Desa Suntenjaya, Kabupaten Bandung Barat
Akademik9 January 2024Analisis Nutrisi dan Antioksidan Umbi Mentah dan Kukus dari Ganyong (Canna edulis Kerr.) Kultivar Lokal Lembang